Categories
Bisnis

Fresh Graduate, Hindari Kesalahan Dalam Membuat CV Agar Segera Dapat Pekerjaan

Orang yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata tidak semuanya bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah lho. Ada yang juga harus menunggu lama, baru bisa mendapat pekerjaan. Salah satu hal yang menentukan adalah, CV yang dikirimkan kepada HRD.

Contoh curriculum vitae bisa dengan mudah Anda temukan di mesin pencarian teerbesar, Google. Rasanya itu sudah cukup menjadi panduan untuk mendapatkan bayangan bagaimana CV yang akan menarik perhatian HRD dan berhasil memikat mereka. Penting ditanamkan dalam pikiran, bahwa CV adalah pintu yang membuka langkahmu untuk lolos ke tahap selanjutnya dan mendapatkan pekerjaan baru.

Membuat CV tidak boleh sembarangan lho. Apalagi asal tulis dan memasukkan semua tanpa penataan atau tanpa perhitungan. CV bisa terlihat penuh dan tidak menarik perhatian HRD.

Jika merasa bingung karena begitu banyak contoh curriculum vitae yang kamu temukan di Google, kamu bisa coba meminjam file contoh curriculum vitae yang dimiliki oleh temanmu yang berhasil mendapat pekerjaan.

Kesalahan Membuat CV

CV yang baik akan terlepas dari beberapa kesalahan. Pastikan, saat membuat CV dan ingin memikat HRD, CV yang kamu buat terhindar dari beberapa kesalahan ini.

1. Semua informasi dimasukkan

Oke, CV yang menarik tidak ditentukan dari panjang atau pendeknya. Justru, CV yang terlalu panjang akan melelahkan dan membosankan untuk dibaca. Masukkan saja informasi yang relevan dengan posisi yang kamu inginkan. Ini akan memudahkan HRD dalam menilai dan menangkap kemampuanmu sebagai pelamar.

2. Menuliskan pengalaman kerja dari awal

Iya, HRD akan terpikat dengan orang yang memiliki banyak pengalaman. Lantas, bukan berarti semua pengalaman kamu tuliskan. Tim rekrutmen atau HRD akan merekrut karyawan berdasarkan pengalaman terakhirnya, bukan pengalaman dari awal Anda bekerja. Apalagi jika pengalaman tersebut tidak relevan dengan posisi yang Anda lamar. Anda hanya akan membuang waktu sia-sia

3. Fokuslah pada hasil

Umumnya, pelamar akan menuliskan tanggung jawabnya saja dan bukan lebih fokus kepada hasil. Padahal, tim rekrutmen akan lebih terkesan jika Anda menuliskan hasil dari pengalaman kerja Anda selama ini. Kenapa? Ini akan lebih mudah menunjukkan seberapa kualitas Anda dan seberapa besar potensi yang Anda miliki. Coba sekarang ubah CV Anda, dan tuliskan semua hasil kinerja Anda selama ini.

Pahami, CV yang kamu kirimkan harus bisa ‘bicara’. Artinya, ada informasi yang Anda tuliskan dalam CV yang Anda kirimkan. CV yang ‘diam’ sama sekali tidak akan memikat KRD dan tim rekrutmen. Calon bosmu akan lebih peduli dengan kualitas dan kemampuanmu untuk mengerjakan pekerjaan yang dilimpahkan kepadamu nanti.

4. Satu CV untuk semua posisi.

Ada syarat yang berbeda, ada kualifikasi yang berbeda juga. Jadi, informasi yang kamu tuliskan juga harus berbeda. Logikanya, kemampuan untuk membuat sambal dan kemampuan membuat nasi kuning tentu berbeda dong? Nggak mungkin kan, kalau semua disamakan?

Kesalahan kecil, namun dapat berakibat fatal. Terutama hal ini untuk CV yang dikirimkan secara online. Contohnya, file yang Anda tuliskan tidak sesuai atau asal-asalan. Cobalah sebisa mungkin menuliskan nama CV secara profesional ya!

Jangan membuat apa yang Anda tuliskan di CV terkesan terlalu mengada-ada. Jujurlah pada apa yang kamu tulis. Jangan sampai memberikan info yang bohong hanya demi menarik perhatian calon bos ya!

Dengan mengurangi sedikit demi sedikit kesalahan, tentu akan membuka jalan menuju masa depan lebih baik. Yuk mulai perbaiki CV dari sekarang!